Sebuah blog yang dikelola oleh Graciel F, Jesslyn C, Sheren Juan, dan Stefanny. Di sini kami akan memberikan wawasan dan ide untuk hobi dan seni.








Pengertian potensi
Dari segi peristilahan, kata potensi berasal dari bahasa Inggris to potent yang berarti keras atau kuat. Dalam pemahaman lain kurang lebih semakna, kata potensial mengandung arti kekuatan, kemampuan, dan daya, baik yang belum maupun yang sudah terwujud, tetapi belum optimal. Sementara itu, dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, yang dimaksud potensi adalah kemampuan-kemampuan dan kualitas-kualitas yang dimiliki oleh seseorang, namun belum digunakan secara maksimal.

Berbagai pengertian di atas memberi pemahaman kepada kita bahwa potensi merupakan suatu daya yang dimiliki oleh manusia. Akan tetapi, daya tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, yang menjadi tugas berikutnya bagi manusia yang berpotensi adalah bagaimana mendayagunakan potensi tersebut untuk meraih prestasi. Secara umum, potensi dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

  • Kemampuan dasar, seperti tingkatan inteligensi, kemampuan abstraksi, logika, dan daya tangkap.
  • Sikap kerja, seperti ketekunan, ketelitian, tempo kerja, dan daya tahan terhadap tekanan.
  • Kepribadian, yaitu pola menyeluruh terhadap semua kemampuan, perbuatan, serta kebiasaan seseorang, baik yang jasmani, rohani, emosional, maupun sosial yang ditata dengan cara yang khas di bawah pengaruh dari luar. Pola ini berbentuk tingkah laku dalam usahanya menjadi manusia sebagaimana yang dikehendaki. Beberapa contoh kepribadian, antara lain ikhlas, tulus, lincah, cerdas, dan lain sebagainya.



Macam-macam potensi
Secara umum, macam-macam potensi manusia adalah sebagai berikut:
  • Potensi fisik, merupakan organ fisik manusia yang dapat digunakan dan diberdayakan untuk berbagai kepentingan dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Potensi fisik berfungsi sesuai dengan jenisnya. Contohnya, mata untuk melihat, kaki untuk berjalan, telinga untuk mendengar, dan sebagainya.
  • Potensi mental intelektual (intelectual quotient), merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia (terutama otak belahan kiri). Potensi ini berfungsi, antara lain menganalisis, menghitung, merencanakan sesuatu, dan sebagainya.
  • Potensi sosial emosional (emotional quotient), merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia (terutama otak belahan kanan). Potensi ini berfungsi, antara lain untuk mengendalikan amarah, bertanggung jawab, motivasi, kesadaran diri, dan sebagainya. Emotional quotient (EQ) lebih banyak dipengaruhi oleh pola asuh orang tua dan lingkungan.
  • Potensi mental spiritual (spiritual quotient), merupakan potensi kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam diri kita yang berhubungan dengan kearifan di luar ego atau jiwa sadar (bukan hanya mengetahui nilai, tetapi menemukan nilai). Dengan SQ manusia dapat muncul sebagai makhluk yang utuh secara intelektual, emosional, dan spiritual. Cara pengungkapan SQ adalah melalui pendidikan agama dan pendidikan budi pekerti.
  • Potensi ketangguhan (adversity quotient), merupakan potensi kecerdasan manusia yang bertumpu pada bagian dalam diri kita yang berhubungan dengan keuletan, ketangguhan, dan daya juang yang tinggi. AQ merupakan salah satu faktor spesifik sukses (prestasi) seseorang karena mampu merespons berbagai kesulitan dengan baik. Dengan AQ, berarti seseorang telah mampu mengubahrintangan menjadi peluang.


Potensi-potensi tersebut, pada dasarnya masih merupakan kemampuan yang belum terwujud secara optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan hal lain agar potensi tersebut dapat didayagunakan, tentu saja manusia mesti memiliki ambisi. Ambisi inilah yang mendorong orang untuk berusaha meraih keinginannya. Tanpa ambisi, orang hanya akan merasa puas dengan kondisi yang dimilikinya sekarang, tidak ada keinginan untuk mengubahnya menjadi lebih baik. Walaupun demikian, kita harus mampu untuk menakar kemampuan diri. Jangan sampai ambisi yang berlebihan, yang berada di luar jangkauan dan kewajaran justru membawa kita ke jurang kesombongan dan mendorong pada kegagalan.
Ambisi adalah dorongan untuk mencapai hasil yang diperlihatkan dan dihargai oleh orang lain. Menurut ilmu jiwa, ”keberhasilan” dimaksudkan untuk mempertinggi rasa harga diri dan memperkuat kesadaran diri. Ambisi yang berlebihan (ambisius) mungkin merupakan alat untuk menutupi ketidakberhasilan, baik bagi diri sendiri, orang lain, maupun perasaan rendah diri. Ambisi berbeda dengan cita-cita dan target. Ambisi adalah keinginan (hasrat, nafsu) yang besar untuk menjadi (memperoleh, mencapai) sesuatu (seperti pangkat, kedudukan) atau melakukan sesuatu. Cita-cita adalah suatu keinginan (kehendak) yang selalu ada di dalam pikiran. Target adalah sasaran (batas ketentuan, dan sebagainya) yang telah ditetapkan untuk dicapai.
Motivasi untuk mencapai hasil bukanlah bawaan, tetapi dibentuk melalui pendidikan.  Masyarakat kita yang berorientasi pada sukses dan prestasi, membuat orang tua mendorongambisi anak dan muridnya. Akan tetapi, banyak orang tidak menyadari bahwa ambisi yang berlebihan merusak keberhasilan. R.G. Stennet dapat memperlihatkan bahwa, ambisi yang berlebihan memberi efek buruk terhadap hasil yang dicapai.
Ambisi yang berlebihan (ambisius) berakibat negatif, tidak hanya terhadap perkem- bangan kemampuan untuk berhasil, tetapi juga terhadap perkembangan sosial. Orang yang punya ambisi berlebihan cenderung egois dalam mencapai sasarannya. Oleh karena orang yang ambisius lebih memusatkan perhatian pada tujuannya sendiri tanpa memerhatikan tujuan orang lain, dan tidak terbuka pikirannya terhadap orang lain.

Potensi Diri Psikis
Potensi psikis berhubungan dengan IQ (Intelegensi Quotient), EQ ( Emotional Quotient), AQ ( Addversity quotient) dan SQ ( Spiritual Quotient ). Potensi diri psikis adalah bentuk kekuatan diri secara kejiwaan yang dimiliki seseorang dan memungkinkan untuk ditingkatkan dan dikembangkan apabila dipelajari daan dilatih dengan baik. 
Bentuk potensi diri psikis yang dimiliki setiap orang adalah sebagai berikut ini :
Intelegent Quotient ( IQ ) / Kecerdasan Intelektual
Kecerdasan intelektual adalah bentuk kemampuan individu untuk berfikir,mengolah dan berusaha untuk menguasai untuk lingkungannya secara maksimal secara terarah. Menurut Laurel Schmidt dalam bukunya Jalan pintas menjadi 7 kali lebih cerdas ( Dalam Habsari 2004 : 3) membagi ilmu pengetahuan untuk kecerdasan dalam enam macam, antara lain adalah sebagai berikut:
1.                  Kecerdasan fisual / spesial ( kecerdasan gambar) : profesi yang cocok untuk tipe kecerdasan ini antra lain arsitak, seniman, designer mobil, insinyaur, designer graffis, komputer, kartunis,perancang intrior dan ahli fotografi.
2.                  Kecerdasan veerbal / linguistik ( kecerdasan Berbicara): Profesi yang cocok baagi mereka yang memiliki kecerdasan ini antara lain: pengarang atu menulis,guru.penyiar radio,peeemandu acara ,presenter, pengacara, penterjemah,pelawak.
3.                  Kecerdasan musik: Profesi yang cocok bagi yang memiliki ini adalah peenggubah lagu, pemusik, penyaanyi, disc jokey, guru seni suara, kritikus musik, ahli terapi musik, audio mixier( pemandu suara dan bunyi).
4.                  Kecerdasan logis / matematis ( Kecerdasan angka); Profesi yang cocol bagi mereka yang memiliki kecerdasan ini adalah ahli metematika ,ahli astronomi,ahli pikir, ahli forensik, ahli tata kota , penaksir kerugian asuransi,pialang saham, analis sistem komputer,ahli gempa.
5.                  Kecerdasan interpersonal ( cerdas diri ).Profesi yang cocok bagi tipe karakter manusiaseperti mereka yang memiliki kecerdasan ini adalah ulama,pendeta,guru,pedagang , resepsionis ,pekerja sosial,pekerja panti asuhan, perantara dagang,pengacara, manajer konvensi, ahli melobi, manajer sumber daya manusia.
6.                  Kecerdasan intrapersonal ( cerdas bergaul ): profesi yang cocok bagi mereka yang memiliki kecerdasan ini adalah peneliti, ahli kearsipan, ahli agama, ahli budaya, ahli purbakala, ahli etika kedokteran.

Emosi Quottient ( EQ ) atau Kecerdasan Emosi
Kecerdasan emosi adalah kemampuan untuk mengenali, mengendalikan, dan menata perasaan sendiri dan orang lain secara mendalam sehingga kehadirannya menyenangkan dan didambakan oleh oaraang lain. Daniel Goleman didalam buku kecerdasan emosi memberi tujuh kerangka kerja kecakapan ini, yaitu:
1.                  Kecakapan pribadi yaitu kecakapan dalam mengelola diri sendiri.
2.                  Kesadaran diri yaitu bentuk kecakapan utuk mengetahui kondisi diri sendiri dan rasa percaya diri yang tinggi.
3.                  Pengaturan diri : yaitu bentuk kecakapan dalam mengendalikaan diri dan mengembangkan sifat dspst dipercaya , kewaspadaan , adaptabilitas, dan inovasi.
4.                  Motivasi : yaitu bentuk kecakapan untuk meraih prestasi , berkomitmen, berinisiatif, dan optimis.
5.                  Kecakapan sosial yaitu bentuk kecakapan dalam menentukan seseorang harus menangani suatu hubungan.
6.                  Empati : yaitu bentuk kecakapan untuk memahami orang lain, berorientasi pelayanan dengan mengambangakan orang lain. Mengatasi keragmana orang lain dan kesadaran politis.
7.                  Ketrampilan sosial: Yaitu betuk kecakapan dalam menggugah tenggapan yangdikrhendaki pada orang lain . kecakapan ni meliputi pengaruh , komunikasi, kepemimpinan, katalisator perubahan, manajemen konflik, pengikat jaringan, kolaboradi dan kooperasi serta kemampuan tim.

Adversity quotient ( AQ) atau kecerdasan dalam menghdapi kesulitan
Adalah bentuk kecerdasan seseorang untuk dapat bertahan dalam menghadapi kesulitan-kesulitan dan mampu mengatasi tantangan hidup. Paul G Stoltz dalam Adversity Quotient membedakan tiga tingkatan AQ dalam masyarakat :
1.                  Tinakat quitrers ( orang yang berhenti). Quiters adalah orang yang paling lemah AQ nya. Ketika ia menghadapi berbagai kesulitan hidup ,ia berhenti dan langsung menyerah.
2.                  Tingkat Campers ( Orang yang berkemah ). Campers adalah orang yang memiliki AQ sedang.Ia puas dan cukup atas apa yang telah dicapai dan enggan untuk maju lagi.
3.                  Tingkat Climbers ( orang yang mendaki ). Climbers adalah orang yang memilikiAQ tinggi dengan kemampuan dan kecerdasan yang tinggi untuk dapat bertahan menghadpi kesulitan-kesulitan dan mapu mengatasi tantangan hidup.

Spiritual Quotient ( SQ ) atau kecerdasan spiritual
Adalah sumber yang mengilhami dan melambungkan semangat seseorang dengan mengikatkan diri pada nilai-nilai kebenaran tanpa batas waktu (Agus Nggermanto,Quantum Quotient,2001). Menurut Damitri Mhayana dalam Habsari ,2004. 



Ciri-ciri seseorang yang memiliki SQ tinggi adalah sebagai berikut:
·                     Memiliki prinsip dan visi yang kuat.
·                     Mampu melihat kesatuan dalam keaneka ragaman.
·                     Mampu memaknai setiap sisi kehidupan.
·                     Mampu mengelola dan bertahan dalam kessulitan dan penderitaan.

Pengenalan dan pengukuran potensi diri 
Setiap orang memiliki potensi, tetapi tidak setiap orang mampu mengenali potensinya sendiri untuk kemudian didayagunakan demi kesuksesan dirinya. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa langkah awal untuk menuju sukses adalah mengenali potensi diri kita sendiri. Jika kita mengenali apa yang mungkin menjadi kelebihan kita dibandingkan orang lain, maka selanjutnya kita dapat bekerja keras untuk mengembangkannya. Setiap bakat, kegemaran atau kebiasaan tertentu dapat saja merupakan potensi yang akan berubah menjadi prestasi jika kita mengasah hal tersebut.

Simaklah kisah-kisah sukses para atlet berprestasi. Kebanyakan dari mereka pada awalnya memainkan cabang olahraga tertentu hanya sebagai hobi atau kegemaran. Akan tetapi, lama-kelamaan mereka menikmati permainan tersebut, bahkan keterampilan bermain mereka menjadi lebih baik dibandingkan orang lain. Setelah mengenali potensi tersebut, mereka kemudian berlatih lebih giat dan meraih prestasi yang gemilang. Hal yang sama mungkin juga terjadi pada para siswa yang berprestasi. Mereka awalnya menggemari bidang tertentu di sekolahan. Oleh karena terus mengasah kemampuan dalam bidang tersebut, maka mereka akhirnya mampu berprestasi dan bahkan membawa harum nama negara di tingkat internasional.

Perlunya mengetahui potensi diri adalah sebagai upaya untuk memperluas dan memperdalam kesadaran mengenai berbagai kecenderungan dan kekhususan diri sendiri, baik yang sudah teraktualisasi maupun yang belum. Kita dapat mengukur potensi diri dari berbagai kecenderungan atau kelebihan kita. Akan tetapi, karena kecenderungan itu sebagian merupakan hal yang bersifat abstrak, maka pengenalan dan pengukuran kita belum tentu sempurna.

Pada sisi lain, seseorang juga harus mampu bersikap objektif dan realistis dalam memandang potensi dirinya. Objektif bermakna bahwa kita harus mampu mengenal dengan baik apa yang menjadi potensi kita. Hal ini penting karena dengan bersikap objektif kita  dapat mengembangkan potensi tersebut secara proporsional, yakni sesuai dengan proporsi,sebanding, seimbang, dan berimbang. Selain itu, kita juga harus realistis, artinya dalam mengukur potensi hendaknya kita berpijak pada kenyataan, misalnya potensi apa yang kita miliki, potensi mana yang harus kita kembangkan, dan lain sebagainya. Jangan sampai kita berusaha tanpa perhitungan dan membuat target yang tidak sesuai dengan kemampuan kita. Hal yang demikian justru dapat membawa kita pada kegagalan, bukan keberhasilan.

Dalam pengembangan diri, pengukuran potensi dimaksudkan untuk mengetahui sejauh manakah potensi-potensi yang dimiliki oleh seorang individu, baik yang diperoleh melalui introspeksi diri, melalui feedback dari orang lain, maupun melalui tes psikologi.

Beberapa cara mengetahui bakat diri sendiri
·                     REFLEKSI. Anda akan kesulitan memahami diri sendiri apabila jarang sekali melakukan refleksi. Para periset selalu menemukan bahwa orang-orang sukses menduduki puncak karir senantiasa melakukan refleksi. Refleksi ini ibarat cermin yang menunjukan kepada diri cara mengetahui bakat diri sendiri. Apa yang perlu Anda lakukan adalah mengevaluasi tindakan yang Anda ambil dan apa dampaknya. Misalnya ketika Anda tidak mencapai target tertentu dalam kerja maupun kehidupan, itulah saat tepat untuk melakukan refleksi. Ajukan pertanyaan, "Mengapa?"
·                     MINAT. Cara mengetahui bakat diri sendiri dapat dilakukan dengan mendata apa minat Anda. Minat biasanya tumbuh karena adanya Anda cerdas di bidang itu. Misalnya Anda cerdas dalam negosiasi dan melobi. Kemungkinan bakat Anda terletak pada INTERPERSONAL dan LINGUISTIC. Semua hal yang berhubungan dengan kecerdasaan interpersonal dan linguistic akan mudah Anda kuasai. Misalnya kemampuan public speaking, menulis, atau membangun tim.
·                     8 KECERDASAN. Delapan kecerdasan yang gagas Gardner sangat baik menjelaskan bakat-bakat setiap manusia. Penemuan Gardner mengenai 8 kecerdasan memberi insight mendalam bahwa banyak cara menjadi cerdas. Bakat setiap orang agaknya merupakan pancaran dari 8 Kecerdasan Majemuk ini. 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOgaprCN4RhKikSe0IzpeMehNxPWOBQqyQD7K9NcqxGAT-x9M58l7pLZeP3siVJiYYT6s9FS5PzgY04VmfG7xPPPaIP_WaDZSyJpHfgFWb1v_ip2yFvc0de3_6fU3_PoKvTqvIVULgWUU/s1600/multiple+intelligences+wheel+howard+gardner.jpg


Secara garis besar 8 Kecerdasan itu adalah merupakan Jenis Smart:
1.                      Word Smart
2.                      Logic Smart
3.                      Picture Smart
4.                      Body Smart
5.                      Music Smart
6.                      People Smart
7.                      Self Smart
8.                      Nature Smart

·         Word Smart. Read it, write it, talk about it, listen to it. Anda sangat mudah menggunakan menggunakan kata. Jika Anda berdiri di Word Smart, Anda bisa menjadi next JK. Rowling, Anthony Robbins, atau Mario Teguh.

·         Logic Smart. Quantify it. Think critically about it. Conceptualize it. Jika Anda termasuk Logic Smart, Anda menyukai pemecahan masalah, menciptakan pertanyaan-pertanyaan yang memerlukan pemecahan logis, pandai membuat analogi, membuat data-data. Anda juga memiliki mental aritmatika yang baik. 

·         Picture Smart. See it. Draw it. Visualize it. Color it. Mind-map it. Picture Smart membuat Anda suka menggambarkan sesuatu dengan sangat detil. Anda lebih menyukai membaca tabel daripada uraian kata yang panjang. Anda lebih suka menggambarkan sesuatu, bukan menceritakannya. Anda menyukai seni visual: photograpy, lukis, film, sinematography. 

·         Body Smart. Build it. Act it out. Get a gut feeling of it. Dance it. Jika Anda menyukai aktivitas yang banyak bergerak tubuh, Anda memiliki jenis smart ini. Anda menerangkan sesuatu dengan bantuan gerak tubuh. Anda lebih suka praktek daripada mendengarkan berbagai teori. Anda akan merasa tersiksa ketika harus berdiam diri, menunggu seseorang misalnya. 
·         Music Smart. Nah, dari namanya kita sudah memahami jenis smart yang ini berkaitan dengan musical stuff. Bethove, Mozart, atau John Lennon contoh dari orang dengan music smart. 

·         People Smart. Teach it. Collaborate it. Interact with respect to it. Smart jenis memungkinkan Anda pandai bergaul, membangun tim hebat, menggerakan orang untuk melakukan sesuatu... Super sales dan marketer bisa lahir melalui smart jenis ini. 

·         Self Smart. Self smart berkaitan dengan kepandaian menilai ke dalam diri. Bagaimana sifat Anda, mengapa Anda melakukan ini itu, mengapa Anda bertindak sedemikian. Anda biasanya memiliki pemikiran filosofis, sering memberikan pemecahan permasalahan, suka dengan dunia psikologi.

·                     Nature Smart. Yang terakhir ini jenis smart yang berkaitan dengan alam raya. Anda menyukai kegiatan seperti mendaki gunung atau susur sungai. Anda merasa nyaman ketika berada di alam terbuka. 

Seluruh jenis smart tersebut sebenarnya adalah bakat. Maka salah satu cara mengetahui bakat diri sendiri adalah dengan memahami semua jenis smart tersebut. Sesungguhnya semua orang, termasuk Anda, memiliki bakat alami. Tidak ada orang yang bodoh. Masing-masing memiliki smart yang sendiri-sendiri. 

Cara mengembangkan potensi diri
1. Kenali Betul Potensi Yang Ada Pada Dirimu
Buat daftar pertanyaan dan jawab dengan jujur. Misalnya : Apa yang membuat anda bahagia? Apa yang anda inginkan dalam hidup ini? Apa kelebihan dan kekuatan anda? Apa kelemahan dan kekurangan anda?.

2. Merumuskan dan Menentukan Cita - Cita Hidup
Orang yang akan berhasil meraih cita - cita adalah orang yang telah berhasil menetapkan cita - citanya sejak awal. Lalu, dengan keteguhan hati berusaha keras mewujudkan cita - citanya tersebut. Oleh sebab itu, kamu harus sudah menetapkan cita - cita hidupmu mulai dari sekarang.
Bila telah menetapkan cita - cita, kamu akan mengetahui arah mana atau jalan hidup mana yang akan ditempuh guna mewujudkan cita - cita tersebut. Kamu juga harus konsisten (tetap dan tidak berubah - ubah) dalam berusaha agar cita - cita yang ingin dituju bisa cepat dicapai.
Karenanya kamu tidak boleh tergoda pada hal - hal yang sepele yang bisa mengalihkan pusat perhatianmu dalam berusaha meraih cita - cita. Walaupun kadangkala hal tersebut sepertinya lebih menarik bagi kamu, tapi hati - hati hal itu bisa membuat usahamu meraih cita - cita menjadi tidak optimal.

3. Belajarlah dengan Rajin, Ulet, Tekun, dan Tanpa kenal lelah
Belajar bisa menunjang berbagai sumber dan pengalaman yang dapat menunjang keberhasilan meraih cita - cita tersebut. Tapi yang terpenting adalah keseriusan, ketekunan, keuletan, rajin, dan tak kenal lelah dalam belajar.
Belajar bisa dari mana saja, dari buku, koran, televisi, radio, kurus - kursus, pengalaman pribadi maupun orang lain. Seorang Pembelajar sejati adalah orang yang rajin baca. Oleh sebab itu, kamu harus membiasakan rajin membaca.
Tumbuhkanlah minat baca di dalam dirimu. Membaca merupakan kunci utama dalam belajar. Sebab dengan membaca semua ilmu pengetahuan dan teknologi akan bisa kamu ketahui.


4. Janganlah Kecil Hati dan Rendah Diri
Kecil hati adalah mudah putus asa apabila mendapat rintangan dalam menempuh hidup guna meraih   cita - cita. Adapun rendah diri adalah perasaan minder yang diakibatkan karena ia terlalu fokus (memperhatikan) kekurangan - kekurangan dalam dirinya saja. Ia tidak sadar bahwa ia juga mempunyai kelebihan. Karena Allah pasti menganugerahi manusia dengan kelebihan dan kekurangan.
Hati - hatilah dengan kedua sifat buruk ini. Kedua sifat ini akan membunuh karakter unggulmu. Membunuh bakat yang telah Allah berikan kepadamu. Dengan adanya sifat kecil hati dan rendah diri, kamu nanti tidak akan bisa maju dan berkembang. Sehingga sia - sialah bakat yang terpendam dalam dirimu.

5. Jika Ada Kemauan Pasti Ada Jalan
Dalam Hidup ini pasti ada masalah, tantangan, dan rintangan. Kalau tidak mau ada masalah, tantangan, dan rintangan maka jangan hidup. Orang yang lari dari masalah, tantangan, dan dengan hidupnya berarti ia pecundang. Bahkan orang yang beriman pun diberi ujian, firman Allah Subhanahu wa ta'ala : "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?"(QS: Al Ankabut ayat 2)

Oleh sebab itu, kamu harus menyikapi masalah, tantangan, dan rintangan dalam hidup dengan sikap yang terbaik dan bijaksana. Caranya dengan menghadapi segala masalah, tantangan, dan rintangan dengan kemauan keras untuk mendapatkan jalan keluarnya. Sehingga mentalmu menjadi tangguh dengan baik. 

Dengan demikian, dalam dirimu akan terbentuk suatu karakter yang kuat dan pantang menyerah demi meraih prestasi dan cita - cita yang telah kamu tetapkan. Sehingga bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang maju dan unggul di mata dunia, apabila semua generasi mudanya mempunyai mental kuat, tangguh, dan pantang menyerah. Yakinlah jika kau ada kemauan.



 






OSCAR WINNERS 2016: SEE THE COMPLETE LIST!


The complete list of 2016 Oscar Winners are here! View the list of winners below from OSCAR SUNDAY as well as the complete list of 2016 Oscar nominees. Look for the **WINNER** posted next to each awarded nominee. Mad Max: Fury Road had 10 nominations and took home the most awards with 6 Oscar wins!  As viewers waited, excitement ensued when Leonardo DiCaprio won his first Oscar for Best Actorshowcasing his role in The Revenant.
The Best Actress category had a star-studded line-up with Cate Blanchett,Carol, Jennifer Lawrence, Joy, Charlotte Rampling, 45 Years, Saoirse Ronan, Brooklyn and Brie Larson, Room, who took home the Oscar.
See the full list of 2016 Oscar winners that were announced OSCAR SUNDAY below!
=============================
BEST PICTURE
Spotlight - WINNER
=============================
ACTOR IN A LEADING ROLE
Leonardo DiCaprio
=============================
ACTRESS IN A LEADING ROLE
=============================
ACTOR IN A SUPPORTING ROLE
=============================
ACTRESS IN A SUPPORTING ROLE
=============================
ANIMATED FEATURE FILM
Inside Out - WINNER
=============================
CINEMATOGRAPHY
The Revenant  - WINNER
Mad Max: Fury Road - Oscars 2016
COSTUME DESIGN
Mad Max: Fury Road  - WINNER
=============================
DIRECTING
The Revenant  - WINNER
=============================
DOCUMENTARY (FEATURE)
Amy  - WINNER
=============================
DOCUMENTARY (SHORT SUBJECT)
=============================
FILM EDITING
Mad Max: Fury Road  - WINNER
=============================
FOREIGN LANGUAGE FILM
Son of Saul  - WINNER
=============================
MAKEUP AND HAIRSTYLING
Mad Max: Fury Road  - WINNER
=============================
MUSIC (ORIGINAL SCORE)
The Hateful Eight  - WINNER
=============================
MUSIC (ORIGINAL SONG)
=============================
PRODUCTION DESIGN
Mad Max: Fury Road  - WINNER
=============================
SHORT FILM (ANIMATED)
Bear Story - WINNER
=============================
SHORT FILM (LIVE ACTION)
Stutterer  - WINNER
=============================
SOUND EDITING
Mad Max: Fury Road  - WINNER

SOUND MIXING
Mad Max: Fury Road  - WINNER
=============================
VISUAL EFFECTS
Ex Machina  - WINNER
=============================
WRITING (ADAPTED SCREENPLAY)
The Big Short - WINNER
=============================
WRITING (ORIGINAL SCREENPLAY)
Spotlight - WINNER

Sumber:http://oscar.go.com/news/winners/oscar-winners-2016-see-the-complete-list